Yayasan Sosial Tali Hati Indonesia

Bersama mari perbaiki generasi bangsa

Yayasan Sosial Tali Hati Indonesia

Dari hati bangun semangat untuk maju

Yayasan Sosial Tali Hati Indonesia

Dengan semangat saling berbagi manfaat besar kan kita raih

Yayasan Sosial Tali Hati Indonesia

percaya diri berjalan membawa amana, kejujuran di hati

Yayasan Sosial Tali Hati Indonesia

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Wednesday, March 29, 2017

CONTOH BUKU AGENDA KEGIATAN RAMADHAN



MINH Resmi.jpgBUKU AGENDA KEGIATAN RAMADHAN
Tahun 2017






 








MADRASAH IBTIDAIYAH
NURUL HUDA BAKALAN
DESA BAKALAN KEC. BULULAWANG

BIODATA SISWA

Nama Siswa                   :                                                                                        
No Absen                        :                                                                                        
Kelas                               :                                                                                        
Tempat, Tgl Lahir         :                                                                                        
Hobby                             :                                                                                        
Cita-cita                          :                                                                                        
Alamat rumah               :                                                                                        
Nama Bapak                  :                                                                                        
Nama Ibu                       :                                                                                        
Rounded Rectangle: Telah  dating kepadamu bulan ramadhan, Telphone                        :                                                                                        





KATA PENGANTAR


DAFTAR ISI
BAB I
PUASA
A. PENGETIAN PUASA
Menurut bahasa (etimologis) Shyam atau puasa berarti menahan diri dan menurut syara’ (ajaran agama), puasa adalah menahan diri dari segala yang membatalkanya dari mulai terbit fajar hingga terbenam matahari karena Allah SWT semata-mata dan disertai niat dan syarat “tertentu”
 Dan firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 183, Artinya :
Hai orang-orang yang beriman sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.(Albaqarah 183).
B. SYARAT WAJIB PUASA DAN RUKUN PUASA
a. Syarat Wajib Puasa :
1. Beragama islam,
2. Baligh dan berakal,
3. Suci dari haidh dan nifas (ini tertentu bagi wanita),
4. Kuasa (ada kekuatan). Kuasa disini artinya tidak sakit dan bukan yang sudah tua.
b. Rukun Puasa :
1.      Niat
2.      Menahan diri dari yg membatalkan puasa
3.      Dari Shubuh hingga mangrib (waktu tertentu )

c. Hal-Hal yang membatalkan puasa
1.      Memasukkan sesuatu kedalam lubang rongga badan dengan sengaja.
2.      Muntah dengan sengaja.
3.      Haid dan Nifas.
4.      Jima’ pada siang hari dengan sengaja.
5.      Gila walau sebentar.
6.      Mabuk atau pinsan sepanjang hari.
7.      Murtad.
Disamping itu, ada keringanan yang diberikan oleh islam kepada umat muslim untuk tidak berpuasa, yakni mencakup dua golongan :
·         Beleh meninggalkan puasa tetapi wajib mengqadha
Yang termasuk dalam golongan ini yaitu :
a.       Orang yang sedang sakit dan sakitnya akan memberikan mudharat baginya apabila mengerjakan puasa.
b.      Orang yang berpergian jauh atau musafir sediktnya sejauh 81 KM.
c.       Orang yang hamil dan di khawatirkan akan mudharat baginya dan kandungannya.
d.      Orang yang sedang menyusui anak yang dapat mengkhawatirkan/memudharatkan baginya dan anaknya.
e.       Orang yang sedang haid, melahirkan atau nifas.

·         Orang-orang yang tidak wajib qadha namun wajib membayar fidyah

a.       Orang yang sakit dan tidak ada harapan untuk sembuh.
b.      Orang yang lemah karna sudah tua.

Yaitu memberi makanan kepada fakir miskin sebanyak hari yang telah di tinggalkan puasanya, satu hari satu mud (576 Gram) berupa makanan pokok.
C. SUNAT PUASA DAN PUASA SUNAT
Sunat puasa :
1.      Makan sahur meski sedikit.
2.      Mengakhirkan makan sahur.
3.      Menyegerakan berbuka.
4.      Membaca doa ketika berbuka puasa.
5.      Menjauhi dari ucapan yang tidak senonoh.
6.      Memperbanyak amal kebajikan.
7.      Memperbanyak I’tikaf di masjid.
Puasa Sunat :
1.      Puasa hari Arafah (9 Dzulhijjah/ selain mereka yang berhaji)
2.      Puasa 6 hari dalam bulan syawal
3. Puasa tanggal 13,14, dan 15 pada tiap-tiap bulan Qamariah
4. Puasa hari senin dan kamis
5. Puasa pada bulan Dzulhijjah, Dzulqaidah, Rajab, Sya’ban dan 10 Muharram
6. puasa nabi Daud As.
Selaian hari yang disunnahkan berpuasa, ada juga hari-hari yang di haramkan dan dimakruhkan untuk berpuasa :
Hari-hari yang di haramkan berpuasa
1.   Hari raya Idul Fitri yaitu satu syawal dan Hari Raya Idul Adha yaitu 10 dzulhijjah
2.   Berpuasa pada hari-hari tasyriq yaitu 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.
Hari-hari yang di makruhkan berpuasa
1.      Hari jum’at, kecuali telah berpuasa sejak hari sebelumnya. .
E. HIKMAH PUASA
      Adapun hikmah dari berpuasa yaitu :
a.       Menumbuhkan nilai-nilai persamaan selaku hamba Allah, karena sama-sama memberikan rasa lapar dan haus serta ketentuan-ketentuan lainnya.
b.      Menumbuhkan rasa perikemanusian dan suka member, serta peduli terhadap orang-orang yang tak mampu.
c.       Memperkokoh sikap tabah dalam menghadapi cobaan dan godaan, karna dalam berpuasa harus meninggalkan godaan yang dapat membatalkan puasa.
d.      Menumbuhkan sikap amanah (dapat dipercaya), karna dapat mengetahui apakah seseorang melakukan puasa atau tidak hanyalah dirinya sendiri.
e.       Menumbuhkan sikap bersahabat dan menghindari pertengkaran selama berpuasa seseorang tidak diperbolehkan saling bertengkar.
f.       Menanamkam sikap jujur dan disiplin.
g.      Mendidik jiwa agar dapat menguasai diri dari hawa nafsu, sehingga mudah menjalankan kebaikan dan meninggalkan keburukan.
h.      Meningkatkan rasa syukur atas nikmat dan karunia Allah.
i.        Menjaga kesehatan jasmani.


BAB II
 zakat fitrah
Zakat fitrah diwajibkan Rosulullah saw saat idul fitri selepas ramadhan, Abdullah bin Amr r.a. berkata: Rosulullah saw mewajibkan zakat fitrah selepas ramadhan atas hamba sahaya, merdeka, laki-laki, perempuan, kecil dan besar dari kaum muslimin" (HR: Bukhori, Muslim).
Yang dikeluarkan adalah satu sho' makanan pokok, Abu said al-Khudri r.a. berkata:
كنا نخرج يوم الفطر في عهد النبي article_sallaصاعاً من طعام، وكان طعامنا الشعير والزبيب والأقط والتمر
" Dulu kami mengeluarkan satu sho' makanan pada hari fitri di masa rosulullah saw, dan makanan kami pada saat itu adalah gandum, anggur kering, keju dan kurma". (HR: Bukhori). Maka tidak boleh zakat fitrah dengan dirham, ternak potong, pakaian atau makanan ternak dan barang-barang lainya, karena menyelisihi perintah Rosulullah saw:
من عمل عملاً ليس عليه أمرنا فهو رد
" Barang siapa melakukan amalan yang tidak ada perintahnya dari kami, maka ia tertolak"
Dan ukuran satu sho' adalah sama dengan dua kilo dan empat puluh gram  gandum yang bagus (2,40 kg), itu adalah ukuran gram Nabi saw yang ia tetapkan atas zakat fitrah.
Wajib mengeluarkan zakat fitrah sebelum solat tied, dan yang utama adalah mengeluarkanya pada hari ied sebelum pelaksanaan solat, dan boleh satu hari atau dua n tidak boleh setelah solat ied, dalilnya hadits Ibnu Abbas r.a.
أن النبي article_sallaفرض زكاة الفطر طهرة للصائم من اللغو والرفث وطعمة للمساكين، فمن أداها قبل الصلاة فهي زكاة مقبوله، ومن أداها بعد الصلاة فهي صدقة من الصدقات
" Bahwa Nabi saw mewajibkan zakat fitrah sebagai pensuci bagi orang yang berpuasa dari berkata yang tidak berguna dan ucapan kotor, dan sebagai makanan bagi orang-orang miskin, maka barang siapa menunaikanya sebelum solat, maka ia adalah zakat yang diterima, dan barang siapa menunaikanya setelah solat, maka ia adalah satu bentuk sodaqoh". (HR: Abu dawud, Ibnu Majah).
Namun jika ia tidak mengetahui hari raya kecuali setelah solat, atau saat mengeluarkanya di negeri yang tidak ada mustahiqnya, maka boleh mengeluarkanya setelah solat saat ia mampu mengeluarkanya.



KEGIATAN PUASA RAMADHAN
Tgl
Ramadhan
Puasa
Tidak
Keterangan
Paraf
Orang Tua
Guru/Ustd
1





2





3





4





5





6





7





8





9





10





11





12





13





14





15





16





17





18





19





20





21





22





23





24





25





26





27





28





29





30








KEGIATAN SHOLAT TERAWIH
Tgl
Ramadhan
Tempat
Nama Imam
Paraf
Imam
Orang Tua
1




2




3




4




5




6




7




8




9




10




11




12




13




14




15




16




17




18




19




20




21




22




23




24




25




26




27




28




29




30







KEGIATAN TADARUS AL-QURAN
Hari ke
Tanggal
Ayat … s/d ….
surat
Juz
Paraf
Orang Tua
Guru/Ustd
1






2






3






4






5






6






7






8






9






10






11






12






13






14






15






16






17






18






19






20






21






22






23






24






25






26






27






28






29






30









KEGIATAN SHOLAT FARDLU
DI BULAN RAMADHAN
hari
ke
Isya’
Subuh
Dzuhur
Asar
Magrib
Paraf
Orang Tua
Guru/Ustd
1







2







3







4







5







6







7







8







9







10







11







12







13







14







15







16







17







18







19







20







21







22







23







24







25







26







27







28







29







30










HAFALAN JUZ 30
NO
Nama Surat
Tgl setor
Ustad/guru
ttd
1
An Naas



2
Al Falaq



3
Al Ikhlash



4
Al Lahab



5
An Nashr



6
Al Kaafiruun



7
Al Kautsar



8
Al Maa'uun



9
Quraisy



10
Al Fiil



11
Al Humazah



12
Al 'Ashr



13
At Takaatsur



14
Al Qaari'ah



15
Al 'Aadiyaat



16
Al Zalzalah



17
Al Bayyinah



18
Al Qadr



19
Al 'Alaq



20
At Tiin



21
Alam Nasyrah



22
Adh Dhuhaa



23
Al Lail



24
Asy Syams



25
Al Balad



26
Al Fajr



27
Al Ghaasyiyah



28
Al A'laa



29
Ath Thaariq



30
Al Buruuj



31
Al Insyiqaaq



32
Al Muthaffifiin



33
Al Infithaar



34
At Takwiir



35
'Abasa



36
An Nazi'at



37
An Naba'



KECAKAPAN SEPUTAR RAMADHAN
NO
Hafalan
Tgl setor
Ustad/guru
ttd
1
Niat Puasa



2
Syarat Wajib Puasa



3
Rukun Puasa



4
Hal2 yang membatal Puasa



5
Sunnah “ puasa



6
Manfaat Puasa



7
Doa Buka Puasa



8
Puasa2 Sunnah



9
Hari2 haram Puasa



10
Hari makruh puasa



11
Hikmah Puasa



12
Niat Sholat Terawih



13
Niat Sholat Witir



14
Niat Sholat Dhuha



15
Niat Zakat Fitrah



16
Niat Sholat Jum’at



17
Niat Sholat Tahiyatal Masjid



18
Niat I’tikaf



19
Niat Sholat Idul Fitri



20
Bacaan di sela-sela takbir Idul fitri



21




22




23




24




25




26




27




28




29




30







Sholat Jumat
Jumat ke
Tanggal
Masjid
Nama Khotib
Isi Khutbah
I








II










III









IV